Mengelola Keuangan Pribadi dengan Prioritas Kebutuhan

Anggaran adalah pedoman yang mengarahkan dan mengingatkan kemampuan Anda. Membuat anggaran tidak menjadikan Anda lebih makmur namun dapat membatasi keinginan menghamburkan uang dan membantu Anda supaya tidak terjerat hutang. Berikut beberapa tips dalam menyusun anggaran keuangan pribadi, dengan membuat pengelompokan sebagai berikut:
 
a.       Pendapatan bulanan yang didapat dikelompokkan dalam:
–          Pendapatan tetap, artinya pendapatan yang setiap bulan pasti diterima dengan jumlah tetap, misalnya: gaji.
–          Pendapatan tidak tetap, artinya pendapatan yang mungkin diterima mungkin juga tidak setiap bulannya, misalnya: bonus dan insentif, pendapatan sampingan, dll.
 
b.      Pengeluaran bulanan yang dikelompokkan menjadi:
–          Pengeluaran tetap bulanan, seperti: bayar infaq dan shodakoh, bayar listrik, bayar telepon, bayar sekolah anak, pengeluaran untuk makan, pengeluaran untuk rekreasi dan hiburan, cicilan rumah, cicilan barang elektonik, cicilan kartu kredit, dll. Daftar ini dapat ditambah menyesuaikan kebutuhan bulanan rutin keluarga Anda.
–          Pengeluaran tidak tetap dan cadangan, jumlah anggarannya ditetapkan antara 5%-10% dari jumlah pengeluaran tetap. Anggaran ini dapat dimanfaatkan atau tidak tergantung situasi dan kebutuhan.
Tabungan, sebaiknya meski sedikit tabungan harus diusahakan diisi tiap bulannya. Jumlahnya variatif tergantung jumlah pendapatan dan pengeluaran bulanan, katakanlah 10%-15% dari pendapatan tetap.
Berikut ini beberapa hal yang kerap menjadikan anggaran kita ‘meledak’:
–          Pembelian barang yang tidak direncanakan, seperti beli baju atau sepatu karena sedang discount sale besar-besaran.
 
Tips :
–          Sebaiknya nafsu beli sesaat ditahan, serta jangan kuatir kehilangan peluang karena discount sale semacam itu akan selalu ada meski toko memberi embel-embel ‘cuci gudang’ sekalipun.
–          Pengeluaran untuk rekreasi dan hiburan. Kerapkali saat hang-out dengan teman-teman, situasi yang menggembirakan membuat kita tidak ‘kuat iman’ dan pengeluaran menjadi tidak terkontrol.
 
Tips :
–          Sebaiknya bawa uang cash secukupnya. Bila punya kartu kredit banyak, bawa satu kartu saja dengan limit terendah. Demikian juga bila punya beberapa kartu debit, bawa satu saja yang isi rekeningnya paling sedikit.
 
Tips secara umum:
  1. Susun anggaran secara rasional dan jangan sampai nilai akhirnya negatif, atau rencana pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan.
  2. Sebagai acuan pendapatan adalah dari pendapatan tetap.
  3. Tentukan prioritas pengeluaran dan susun menurut tingkat kepentingannya dari atas ke bawah.
  4. Bila dalam sebulan kita dapat mencoret pos pengeluaran paling bawah yang bukan merupakan prioritas, Anda boleh berbangga karena berarti telah melakukan efisensi dan akan menambah pundi tabungan Anda.
  5. Pos cadangan pengeluaran bila tidak terpakai, dapat dimasukan ke dalam tabungan.
  6. Cobalah untuk setia dengan anggaran yang telah disusun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: